Fakta Tentang Virus Coronavirus


Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Tulisan ini berdasarkan hasil penelitian dan jurnal yang telah dipublikasikan dan informasi dari website resmi WHO terkait Coronavirus mulai bulan Desember sampai 22 Maret 2020. Maka jika ada informasi yang TIDAK SESUAI silakan untuk menghubungi penulis dan TIDAK MELANJUTKAN MEMBAGIKAN artikel ini.

Severe Acute Respiratory Syndrome-Related Coronavirus 2 (SARS-CoV-2) atau sering disebut COVID-19, atau istilah mudahnya adalah Coronavirus.


Apa sih sebenernya Coronavirus ?
Coronavirus adalah jenis virus yang menyebabkan penyakit pada hewan dan manusia. Pada manusia Coronavirus dapat menyebabkan infeksi pernafasan mulai dari flu biasa hingga penyakit yang lebih parah.


Apa Gejala COVID-19 (Coronavirus) ?
              Gejala COVID-19 yang paling umum adalah demam , kelelahan dan batuk tidak berdahak. Beberapa pasien hanya mengalami gejala pilek dan sakit tenggorokan biasa yang biasanya seperti masuk angin. Faktanya adalah kebanyakan orang (sekitar 80%) pulih dari penyakit tanpa perlu perawatan khusus, namun bukan berarti virus ini tidak berbahaya. Justru ketika kita mengalami gejala yang tidak serius, kita menjadi ancaman yang sangat berbahaya karena kita dapat menularkan virus ini ke orang lain , dan mungkin menyebabkan kematian.


Bagaimana penyebaran COVID-19 ?
              Coronavirus, terutama COVID -19 dapat menyebar melalui tetesan, lendir, atau cairan tubuh ketika seorang pasien batuk, dan tetesan atau lendir ini masuk ke dalam tubuh seseorang melalui saluran pernafasan. Untuk mengetahui mekanisme COVID-19 lebih lanjut silakan baca artikel


Apakah kita dapat tertular dari orang yang tidak memiliki gejala COVID-19 ?
              Penularan COVID-19 dapat terjadi walaupun orang tersebut tidak memiliki gejala COVID-19 namun telah terinfeksi COVID-19.



Berapa lama sampai gejala awal COVID-19 muncul ?
              Studi terbaru mengatakan bahwa Pasien positif COVID-19 dapat menunjukkan gejala setelah 2-14 hari ketika terinfeksi namun pada, studi di negara tertentu dapat ditunjukkan bahwa gejala muncul pada hari ke 19-23 setelah terinfeksi.


Seberapa besar kemungkinan kita terinfeksi COVID-19 ?
              Kemungkinan kita terinfeksi COVID-19 tergantung seberapa banyak aktivitas kita di luar rumah, semakin banyak kita beraktivitas di luar rumah semakin tinggi kemungkinan kita terinfeksi. Sampai saat artikel ini dibuat saya belum menemukan jurnal dan penelitian, yang membahasa kemungkinan terinfeksi COVID-19


Benarkah COVID-19 bersumber dari hewan seperti KELELAWAR ?
              Belum ada studi yang memastikan bahwa COVID-19 bersumber dari kelelawar, namun untuk menghindari penularan lebih baik menghindari Pasar Hewan dan sejenisnya, Dan TIDAK PERLU MEMBASMI HEWAN-HEWAN SEPERTI KELELAWAR, karena virus ini penyebaran efektifnya melalui Manusia ke Manusia.


Bagaimana cara mencegah penularan COVID-19 ?
              Pencegahan pertama yang dapat kita lakukan adalah dengan cara mengurangi aktivitas di luar rumah. Selain itu COVID-19 merupakan tipe virus yang memiliki lapisan lipid, yang dapat dihilang jika terkena Alkohol dan Sabun.


Berapa lama COVID-19 dapat bertahan di luar tubuh manusia ?
              COVID-19 dapat menyebar melalu benda-benda, namun belum dapat dipastikan berapa lama virus tersebut dapat bertahan dibenda-benda tersebut, jurnal terbaru mengindikasikan bahwa COVID-19 dapat bertahan sekitar 3 jam diudara, 4 jam pada bahan tembaga, dan 24 jam pada kertas ,selain itu pada plastik dikondisi tertentu dapat bertahan hingga 2-3 hari. Namun penelitian ini dilakuakan dalam kondisi ruangan yang telah direkayasa, setiap tempat, kondisi dan suhu dapat pengaruhi hasil.


Apakah saya harus meminum obat ketika saya merasa terkena COVID-19?
              Virus secara umum tidak dapat disembuhkan melalui obat-obatan adapun seperti antibiotik dan sebagainya. Virus hanya dapat disembuhkan melalui Antivirus, Vaksin dan Antibodi. Maka ketika Anda merasa terkena COVID-19 hal yang terbaik adalah melakukan ISOLASI DIRI SELAMA MINIMAL 14 HARI. Jika Anda ingin berkomunikasi dengan orang lain lebih baik menggunakan Masker atau penutup sejenisnya. 


Dalam kasus apa pun, jika Anda demam, batuk, dan sulit bernapas, cari perawatan medis sejak dini untuk mengurangi risiko terkena infeksi yang lebih parah dan pastikan untuk membagikan riwayat perjalanan baru-baru ini dengan penyedia layanan kesehatan Anda



Terima kasih telah membaca silahkan bagikan jika merasa tulisan ini bermanfaat, semoga menjawab beberapa pertanyaan terkait COVID-19.


Penulis : Hanan Dimas Prasetya
Kontak : 0851-5509-9808
Pengaduan Terkait Artikel : https://wa.me/6285155099808



Sumber :
https://www.youtube.com/watch?v=BtN-goy9VOY diakses pada hari Sabtu 21 Maret 2020 Jam 10.13 WIB
https://www.who.int/news-room/q-a-detail/q-a-coronaviruses# diakses pada hari Minggu 22 Maret 2020 Jam 13.13 WIB
https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/prepare/transmission.html diakses pada hari Minggu 22 Maret 2020 Jam 13.23 WIB
https://jamanetwork.com/journals/jama/fullarticle/2762692 diakses pada hari Minggu 22 Maret 2020 Jam 13.39 WIB
https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S2214109X20300747 diakses pada hari Minggu 22 Maret 2020 Jam 15.27 WIB
https://www.nejm.org/doi/full/10.1056/NEJMc2004973 diakses pada hari Minggu 22 Maret 2020 Jam 16.03 WIB

0 Komentar

Terbaru Terlama